All Stories

Sabtu, 14 Januari 2017

Foto Anies saat debat cagub pilkada DKI
Saya agak kaget melihat kualitas berpikir Prof. Dr. Anies Baswedan yg rendah sekali saat ia mempermasalahkan penggusuran warga dari bantaran sungai atau kali. Kesan yang ia tampilkan adalah *haram hukumnya menggeser warga, walaupun warga melanggar  Perda DKI karena warga sudah lama tinggal di bantaran sungai.*

Kesan selanjutnya adalah Pemda DKI melanggar HAM dan tidak manusiawi karena hanya asal gusur saja sehingga menyengsarakan warga. *Ini pendidikan politik yang menyesatkan sebab mereka yang digusur justru direlokasi ke tempat tinggal yang lebih manusiawi.*

Cukup menyedihkan, seorang mantan Menteri Pendidikan tidak mengerti bahwa walaupun sudah lama warga tinggal di bantaran sungai, hal itu tetap saja salah karena melanggar aturan dan justru tidak manusiawi bila Pemda tidak memindahkan mereka ke tempat yang lebih layak dan sehat. *Siapapun yang jadi Gubernur yg waras, harus merelokasi warga yang tinggal di lokasi yang tidak manusiawi.*

Seharusnya Prof. Anies bertanya tentang efektifitas program relokasi itu, bukan malah membela warga yang tidak paham aturan. Mantan Menteri Pendidikan ini *memberikan pendidikan yang salah kepada warga Jakarta.*Pantas saja Ahok katakan debat berikut harus lebih berkualitas. Artinya berdebat secara mendidik, bukan membodohi warga atau membela kebodohan dengan tujuan mencari simpati dari kelompok warga yang  tak paham aturan.

Sikap Prof. Anies itu agak mengejutkan saya sebab Anies yang saya kenal dekat biasanya tidak seperti itu cara pandangnya. Saya kenal Anies sebagai cendekiawan yang cukup arif dan berwawasan luas. *Pilkada DKI telah mengerdilkan kepakaran dan kearifan Prof. Anies*. 

Ketika menyinggung prostitusi di Alexis, Anies sebetulnya melempar boomerang. Saat ia duduk di kursi Mendiknas, ia justru tidak berbuat apa-apa untuk mengatasi prostitusi, bahkan ia gagal memasukkan usulan BNN untuk memasukkan pendidikan antinarkoba ke dalam kurikulum sekolah. 
*Intiya, paslon penantang petahana harus mampu menyodorkan konsep yang lebih baik daripada yang sudah dijalankan oleh petahana, bukan sekadar mengkritik secara tidak berbobot dan memberikan pendidikan politik yang tidak mendidik.*Jadi, mestinya adu konsep dan berikan solusi yang lebih baik, bukan sekadar memikat pemirsa dengan argumen yang tidak berkualitas dan tidak mendidik.

*Agus tampil cukup memukau dari segi Show atau penguasaan pentas.* Tapi masih teoritis dan kurang hati2 dari segi ketelitian data dan angka. Ia perlu lebih cermat dalam debat berikut agar argumennya tidak menjadi boomerang. Sebab bila tiga program bantuannya dijalankan maka akan menyedot sekitar Rp51,169 triliun padahal APBD DKI hanya Rp67,160 triliun, lalu belanja rutin birokrasi serta program lainnya dibiayai dengan apa? 

Ambisi Agus-Silvy utk *luncurkan Kartu Jakarta Satu juga terkesan aneh sebab sudah ada program Pemda bernama Jakarta One yang sudah direstui Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akan segera digulirkan.*Itu sebabnya Ahok nyengir dan katakan paslon 1 tidak mengerti aturan keuangan Pemerintah. 

Secara obyektif, seperti dalam pertandingan tinju, paslon penantang harus bisa memukul petahana sampai jatuh tersungkur alias KO, sebab kalau hanya kumpul angka, maka mereka tak bisa merebut sabuk juara. Ini yang belum tampak dari kubu para penantang Ahok. Paslon penantang harus bisa pukul telak secara upper cut ke dagu atau melepaskan hook kiri kanan ke kepala juara bertahan baru bisa tumbangkan dia. Ibaratnya seperti itu. Kalau hanya jab-jab ringan, tak akan bisa goyahkan petinju pro yang bermental juara.

*Kuncinya adalah tampil dengan strategi dan konsep yang lebih meyakinkan. Kalau hanya teori dan kritik, maka tak mudah mengalahkan petahana.*

Demikian observasi komentator tinju dari sudut ring Pilkada DKI...

Salah Didik Mantan Menteri Pendidikan

Unknown   at  23.40  No comments

Foto Anies saat debat cagub pilkada DKI
Saya agak kaget melihat kualitas berpikir Prof. Dr. Anies Baswedan yg rendah sekali saat ia mempermasalahkan penggusuran warga dari bantaran sungai atau kali. Kesan yang ia tampilkan adalah *haram hukumnya menggeser warga, walaupun warga melanggar  Perda DKI karena warga sudah lama tinggal di bantaran sungai.*

Kesan selanjutnya adalah Pemda DKI melanggar HAM dan tidak manusiawi karena hanya asal gusur saja sehingga menyengsarakan warga. *Ini pendidikan politik yang menyesatkan sebab mereka yang digusur justru direlokasi ke tempat tinggal yang lebih manusiawi.*

Cukup menyedihkan, seorang mantan Menteri Pendidikan tidak mengerti bahwa walaupun sudah lama warga tinggal di bantaran sungai, hal itu tetap saja salah karena melanggar aturan dan justru tidak manusiawi bila Pemda tidak memindahkan mereka ke tempat yang lebih layak dan sehat. *Siapapun yang jadi Gubernur yg waras, harus merelokasi warga yang tinggal di lokasi yang tidak manusiawi.*

Seharusnya Prof. Anies bertanya tentang efektifitas program relokasi itu, bukan malah membela warga yang tidak paham aturan. Mantan Menteri Pendidikan ini *memberikan pendidikan yang salah kepada warga Jakarta.*Pantas saja Ahok katakan debat berikut harus lebih berkualitas. Artinya berdebat secara mendidik, bukan membodohi warga atau membela kebodohan dengan tujuan mencari simpati dari kelompok warga yang  tak paham aturan.

Sikap Prof. Anies itu agak mengejutkan saya sebab Anies yang saya kenal dekat biasanya tidak seperti itu cara pandangnya. Saya kenal Anies sebagai cendekiawan yang cukup arif dan berwawasan luas. *Pilkada DKI telah mengerdilkan kepakaran dan kearifan Prof. Anies*. 

Ketika menyinggung prostitusi di Alexis, Anies sebetulnya melempar boomerang. Saat ia duduk di kursi Mendiknas, ia justru tidak berbuat apa-apa untuk mengatasi prostitusi, bahkan ia gagal memasukkan usulan BNN untuk memasukkan pendidikan antinarkoba ke dalam kurikulum sekolah. 
*Intiya, paslon penantang petahana harus mampu menyodorkan konsep yang lebih baik daripada yang sudah dijalankan oleh petahana, bukan sekadar mengkritik secara tidak berbobot dan memberikan pendidikan politik yang tidak mendidik.*Jadi, mestinya adu konsep dan berikan solusi yang lebih baik, bukan sekadar memikat pemirsa dengan argumen yang tidak berkualitas dan tidak mendidik.

*Agus tampil cukup memukau dari segi Show atau penguasaan pentas.* Tapi masih teoritis dan kurang hati2 dari segi ketelitian data dan angka. Ia perlu lebih cermat dalam debat berikut agar argumennya tidak menjadi boomerang. Sebab bila tiga program bantuannya dijalankan maka akan menyedot sekitar Rp51,169 triliun padahal APBD DKI hanya Rp67,160 triliun, lalu belanja rutin birokrasi serta program lainnya dibiayai dengan apa? 

Ambisi Agus-Silvy utk *luncurkan Kartu Jakarta Satu juga terkesan aneh sebab sudah ada program Pemda bernama Jakarta One yang sudah direstui Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akan segera digulirkan.*Itu sebabnya Ahok nyengir dan katakan paslon 1 tidak mengerti aturan keuangan Pemerintah. 

Secara obyektif, seperti dalam pertandingan tinju, paslon penantang harus bisa memukul petahana sampai jatuh tersungkur alias KO, sebab kalau hanya kumpul angka, maka mereka tak bisa merebut sabuk juara. Ini yang belum tampak dari kubu para penantang Ahok. Paslon penantang harus bisa pukul telak secara upper cut ke dagu atau melepaskan hook kiri kanan ke kepala juara bertahan baru bisa tumbangkan dia. Ibaratnya seperti itu. Kalau hanya jab-jab ringan, tak akan bisa goyahkan petinju pro yang bermental juara.

*Kuncinya adalah tampil dengan strategi dan konsep yang lebih meyakinkan. Kalau hanya teori dan kritik, maka tak mudah mengalahkan petahana.*

Demikian observasi komentator tinju dari sudut ring Pilkada DKI...
Continue Reading→

PARI yang didirikan oleh almarhum Subakat, Jamaludin Tamim dan Tan Malaka di Bangkok pada bulan Juni 1927, dalam keadaan dan penderitaan yang bagaimanapun juga, tidak menghentikan usaha untuk melaksanakan hasrat selama 18 tahun itu, perlu kini kita memperbaharui hasratnya itu. Suasana dan keadaan dunia akan berhubungan dengan perubahan itulah namanya PARI, sekarang yang mengandung arti yang lebih luas dan lebih dalam.

PARI yang asli adalah kependekan dari Partai Republik Indonesia, PARI sebagai nama akan terus dipakai, kalau Cuma untuk menghormati almarhum Subakat yang memilih nama itu, dan meninggal dalam Bui Belanda karena mempertahankan PARI. Lagipula PARI sudah cukup dikenal sebagai Partai Bawah Tanah ( Illegal ) di jaman Belanda, yang mana tidak sedikit pemimpinnya yang dibuang ke Digul atau dipenjara didalam atau diluar negara.

Akhirnya, tetapi tidak kurang pentingnya nama itu sesuai dengan suasana dan keadaan baru. Berhubung dengan ini, maka PARI mengandung arti yang lebih dalam, ialah PROLETARIS ASLIA REPUBLIK INTERNASIONAL.

Jadi wataknya PARI tetap Proletaris seperti sediakala dan daerahnya tetap pula Internasional seperti dahulu, tetapi daerahnya sudah bertambah luas, daerahnya sekarang adalah daerah yang cocok dengan penyelidikan para ahli yang bersandarkan atas Ilmu Bumi dan Ilmu Bangsa ( Ethnology, Science of ……….), serta akhirnya cocok pula dengan kepentingan Perekonomian.

ASLIA ialah perkataan buatan kita sendiri sebagai gabungan dari suku kata perkataan ASIA dan AUSTRALIA. Yang digabungkan ialah permulaan kata ASIA dan suku akhirnya AUSTRALIA.

Syahdan ASLIA itu meliputi daerah Birma, Thai, Annam, Philipina, Semenanjung Malaya, seterusnya Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Sunda kecil dan akhirnya Australia Panas. Bagian Australia yang kita maksudkan itu luasnya kira-kira 1/3 dari keseluruhan wilayah Australia.

Adapun Australia putih itu sekarang diduduki oleh bangsa Eropa yang adalah keturunan orang-orang hukuman yang dipindahkan oleh kerajaan Inggris diwaktu lampau. Bangsa Pindahan ini seperti juga di Amerika membinasakan, lebih kurang memusnahkan bangsa Australia Asli dan peperangan lahir dan batin yang tiada henti-hentinya, diseluruh Australia Putih yang luasnya lebih kurang 1/3 pula dari seluruh dataran Australia yang luasnya 3 juta miles persegi itu. Dijaman gelap gulita ( Primitive ), lama sebelum sejarah tertulis dimulai, maka menurut penyelidikan Ilmu Pasti Asia, Indonesia dan Australia memang bersatu. Begitu-lah pula daerahnya bangsa Australia Asli, yang beberapa puluh ribu itu masih mengembara disana-sini, banyak masih mengalir kedalam badan Indonesia kita. Di Australia Panas, bangsa kulit putih tidak dapat tidak bisa hidup berkembang turun-menurun. Tetapi di Australia Sejuk bagian selatan, mereka bisa berkembang turun-menurun, selain itu persamaan antara Indonesia dengan Australia seperti yang sudah disebut diatas, maka ada lagi persamaan penting, persamaan penting ini meliputi pula Birma, Thai, Annam, Semenanjung Malaka, Kalimantan Utara serta akhirnya Philipina.

Seluruh ASLIA amat rapat dipengaruhi oleh iklim yang sama ialah panas dan dikendalikan oleh gerakan angin yang tetap teratur tiap-tiap tahun adalah angin moeson yang termahsyur itu, dipengaruhi musim yang berkuasa diseluruh ASLIA yang hawanya terus panas itu., dari tahun-ketahun dan dari abad-keabad, maka bangsa Indonesia sebagai paduan dari beberapa bangsa di ASLIA itu dalam hakekatnya beralat-perkakas, berekonomi, bersosial, berpolitik dan berjiwa ( paham keamanan dan perasaan ) dan berhasrat ataupun berimpian yang tidak berbeda satu sama lainnya. Pendek kata seluruh ASLIA kini dalam segala cara penghidupan berada dalam keadaan yang ber-samaan dan suasana serta keadaan dunia setelah perang dunia II ini membutuhkan pergabungan dan kerjasama. ( Bacalah nanti buku “ASLIA BERGABUNG” oleh Tan Malaka ).

PARI dahulu : PARTAI REPUBLIK INDONESIA

Unknown   at  05.27  No comments

PARI yang didirikan oleh almarhum Subakat, Jamaludin Tamim dan Tan Malaka di Bangkok pada bulan Juni 1927, dalam keadaan dan penderitaan yang bagaimanapun juga, tidak menghentikan usaha untuk melaksanakan hasrat selama 18 tahun itu, perlu kini kita memperbaharui hasratnya itu. Suasana dan keadaan dunia akan berhubungan dengan perubahan itulah namanya PARI, sekarang yang mengandung arti yang lebih luas dan lebih dalam.

PARI yang asli adalah kependekan dari Partai Republik Indonesia, PARI sebagai nama akan terus dipakai, kalau Cuma untuk menghormati almarhum Subakat yang memilih nama itu, dan meninggal dalam Bui Belanda karena mempertahankan PARI. Lagipula PARI sudah cukup dikenal sebagai Partai Bawah Tanah ( Illegal ) di jaman Belanda, yang mana tidak sedikit pemimpinnya yang dibuang ke Digul atau dipenjara didalam atau diluar negara.

Akhirnya, tetapi tidak kurang pentingnya nama itu sesuai dengan suasana dan keadaan baru. Berhubung dengan ini, maka PARI mengandung arti yang lebih dalam, ialah PROLETARIS ASLIA REPUBLIK INTERNASIONAL.

Jadi wataknya PARI tetap Proletaris seperti sediakala dan daerahnya tetap pula Internasional seperti dahulu, tetapi daerahnya sudah bertambah luas, daerahnya sekarang adalah daerah yang cocok dengan penyelidikan para ahli yang bersandarkan atas Ilmu Bumi dan Ilmu Bangsa ( Ethnology, Science of ……….), serta akhirnya cocok pula dengan kepentingan Perekonomian.

ASLIA ialah perkataan buatan kita sendiri sebagai gabungan dari suku kata perkataan ASIA dan AUSTRALIA. Yang digabungkan ialah permulaan kata ASIA dan suku akhirnya AUSTRALIA.

Syahdan ASLIA itu meliputi daerah Birma, Thai, Annam, Philipina, Semenanjung Malaya, seterusnya Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Sunda kecil dan akhirnya Australia Panas. Bagian Australia yang kita maksudkan itu luasnya kira-kira 1/3 dari keseluruhan wilayah Australia.

Adapun Australia putih itu sekarang diduduki oleh bangsa Eropa yang adalah keturunan orang-orang hukuman yang dipindahkan oleh kerajaan Inggris diwaktu lampau. Bangsa Pindahan ini seperti juga di Amerika membinasakan, lebih kurang memusnahkan bangsa Australia Asli dan peperangan lahir dan batin yang tiada henti-hentinya, diseluruh Australia Putih yang luasnya lebih kurang 1/3 pula dari seluruh dataran Australia yang luasnya 3 juta miles persegi itu. Dijaman gelap gulita ( Primitive ), lama sebelum sejarah tertulis dimulai, maka menurut penyelidikan Ilmu Pasti Asia, Indonesia dan Australia memang bersatu. Begitu-lah pula daerahnya bangsa Australia Asli, yang beberapa puluh ribu itu masih mengembara disana-sini, banyak masih mengalir kedalam badan Indonesia kita. Di Australia Panas, bangsa kulit putih tidak dapat tidak bisa hidup berkembang turun-menurun. Tetapi di Australia Sejuk bagian selatan, mereka bisa berkembang turun-menurun, selain itu persamaan antara Indonesia dengan Australia seperti yang sudah disebut diatas, maka ada lagi persamaan penting, persamaan penting ini meliputi pula Birma, Thai, Annam, Semenanjung Malaka, Kalimantan Utara serta akhirnya Philipina.

Seluruh ASLIA amat rapat dipengaruhi oleh iklim yang sama ialah panas dan dikendalikan oleh gerakan angin yang tetap teratur tiap-tiap tahun adalah angin moeson yang termahsyur itu, dipengaruhi musim yang berkuasa diseluruh ASLIA yang hawanya terus panas itu., dari tahun-ketahun dan dari abad-keabad, maka bangsa Indonesia sebagai paduan dari beberapa bangsa di ASLIA itu dalam hakekatnya beralat-perkakas, berekonomi, bersosial, berpolitik dan berjiwa ( paham keamanan dan perasaan ) dan berhasrat ataupun berimpian yang tidak berbeda satu sama lainnya. Pendek kata seluruh ASLIA kini dalam segala cara penghidupan berada dalam keadaan yang ber-samaan dan suasana serta keadaan dunia setelah perang dunia II ini membutuhkan pergabungan dan kerjasama. ( Bacalah nanti buku “ASLIA BERGABUNG” oleh Tan Malaka ).
Continue Reading→

Foto: Lindsey Brown/CNN 
Lihatlah foto bayi kembar ini. Kedua bayi yang sedang tidur itu tampak begitu mempesona. Keduanya juga tampak sehat. Namun di balik foto mempesona itu ada cerita sedih. Seperti apa?

Bayi kembar laki-laki dan perempuan tersebut lahir pada 17 Desember 2016 dari pasangan Lyndsay dan Matthew Brentlinger. Sebelumnya dokter memprediksi salah satu dari bayi tersebut akan lahir mati karena ditemukan adanya kelainan.

Prediksi itu tak terbukti karena kedua bayi lahir dalam keadaan hidup. Mata keduanya lebar dan sepintas tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Namun ternyata bayi laki-laki yang bernama William mengalami kelainan jantung.

Karena kondisinya, William diperkirakan tidak akan berumur panjang. Seorang teman pasangan suami istri itu lantas memberikan hadiah Natal dengan mendatangkan fotografer lokal untuk mengabadikan momen tak terlupakan si kembar.

Sebenarnya cukup sulit mencari fotografer saat menjelang Natal. Maklum, kebanyakan orang sudah bersiap-siap liburan. Namun Lindsey Brown dari Lindsey Brown Photography yang mendengar bahwa salah satu bayi kemungkinan tidak berumur panjang, segera menyanggupi untuk melakukan pemotretan.

Kata Lindsey, saat melihat kedua bayi tersebut, semua tampak sehat dan sempurna. "William lebih banyak melek dan seolah-olah tidak mau melewatkan semua momen. Sementara Reagan (bayi yang satu) lebih banyak tidur dan nyaris tidak membuka matanya," ujarnya, dikutip dari CNN.

Salah satu foto hasil jepretan Lindsay memperlihatkan William dan Reagan yang sedang tidur. William mengenakan semacam kupluk sementara Reagan memakai bando. Keduanya sedang memejamkan mata dan dibalut selimut putih.

Beberapa hari setelah pemotretan dilakukan, William meninggal. Dia mengembuskan napas terakhir di usianya yang baru 11 hari. Meski sedih kehilangan salah satu anaknya, namun sang ayah, Matthew tetap bersyukur diberi kesempatan 11 hari bersama William.

Foto-foto jepretan Lindsey, sambung Matthew, akan menjadi kenang-kenangan tersendiri. Foto-foto itu akan mengingatkan dirinya akan sosok William yang ceria dengan matanya yang bening.

Sumber : https://health.detik.com/read/2017/01/14/145530/3396081/763/kisah-sedih-di-balik-foto-mempesona-sepasang-bayi-kembar?_ga=1.247568837.335753795.1481186781

Kisah Sedih di Balik Foto Mempesona Sepasang Bayi Kembar

Unknown   at  04.53  No comments

Foto: Lindsey Brown/CNN 
Lihatlah foto bayi kembar ini. Kedua bayi yang sedang tidur itu tampak begitu mempesona. Keduanya juga tampak sehat. Namun di balik foto mempesona itu ada cerita sedih. Seperti apa?

Bayi kembar laki-laki dan perempuan tersebut lahir pada 17 Desember 2016 dari pasangan Lyndsay dan Matthew Brentlinger. Sebelumnya dokter memprediksi salah satu dari bayi tersebut akan lahir mati karena ditemukan adanya kelainan.

Prediksi itu tak terbukti karena kedua bayi lahir dalam keadaan hidup. Mata keduanya lebar dan sepintas tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Namun ternyata bayi laki-laki yang bernama William mengalami kelainan jantung.

Karena kondisinya, William diperkirakan tidak akan berumur panjang. Seorang teman pasangan suami istri itu lantas memberikan hadiah Natal dengan mendatangkan fotografer lokal untuk mengabadikan momen tak terlupakan si kembar.

Sebenarnya cukup sulit mencari fotografer saat menjelang Natal. Maklum, kebanyakan orang sudah bersiap-siap liburan. Namun Lindsey Brown dari Lindsey Brown Photography yang mendengar bahwa salah satu bayi kemungkinan tidak berumur panjang, segera menyanggupi untuk melakukan pemotretan.

Kata Lindsey, saat melihat kedua bayi tersebut, semua tampak sehat dan sempurna. "William lebih banyak melek dan seolah-olah tidak mau melewatkan semua momen. Sementara Reagan (bayi yang satu) lebih banyak tidur dan nyaris tidak membuka matanya," ujarnya, dikutip dari CNN.

Salah satu foto hasil jepretan Lindsay memperlihatkan William dan Reagan yang sedang tidur. William mengenakan semacam kupluk sementara Reagan memakai bando. Keduanya sedang memejamkan mata dan dibalut selimut putih.

Beberapa hari setelah pemotretan dilakukan, William meninggal. Dia mengembuskan napas terakhir di usianya yang baru 11 hari. Meski sedih kehilangan salah satu anaknya, namun sang ayah, Matthew tetap bersyukur diberi kesempatan 11 hari bersama William.

Foto-foto jepretan Lindsey, sambung Matthew, akan menjadi kenang-kenangan tersendiri. Foto-foto itu akan mengingatkan dirinya akan sosok William yang ceria dengan matanya yang bening.

Sumber : https://health.detik.com/read/2017/01/14/145530/3396081/763/kisah-sedih-di-balik-foto-mempesona-sepasang-bayi-kembar?_ga=1.247568837.335753795.1481186781
Continue Reading→

Rabu, 11 Januari 2017

Sidangahok buniyani saksipalsu peradilan kepseribu fakta dan data penistaanagama fitnah Sidang Ahok semakin berbelit dan tidak jelas juntrungannya. Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum tidak jelas latar belakang dan skema pelaporannya, menyalahi kapasitas sebagai Saksi fakta bukan sebagai saksi ahli dan lain sebagainya. Keterangan yang mereka hadirkan sering menyalahi BAP. Ketimpangan pernyataan ini menunjukkan saksi yang dihadirkan tidak kredibel dan terlalu menggebu-mennggebu menjadi saksi yang memberatkan karena sentimen berlebihan terhadap Terdakwa, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Hal unik sekaligus konyol yang harus selalu kita ingat adalah semua saksi yang melaporkan Ahok tidak ada yang hadir di pidato Ahok pada 27 September di Kepulauan Seribu. Mereka hanya melihat unggahan video bahkan ada yang melaporkan berdasarkan share video di grup Whatsapp. Di antara para saksi tersebut (untungnya) tidak ada yang mengaku melaporkan berdasarkan video unggahan Buni Yani, namun kata-kata yang ada di video Buni Yani masih digunakan sebagai bahan kesaksian. Ironi bukan?

Tabligh akbar Aa Gym di masdjid Jsmi al Makmuriah di Pulau Pramukan Kepulauan Seribu berlangsung lancar pada hari Senin, 9 Januari 2017 dari jam 13.15 hingga jam 16.00 dihadiri sekitar 3000 pengunjung dari P Pramuka dan pulau pulau sekitarnya. Dengan spirit keagamaan masyarakat Kepulauan Seribu yang demikian, nampaknya mereka yang akan menjadi saksi kejadian akan memberikan kesaksian yang jujur. Sebab para saksi itu sangat memahami bahwa memberikan kesaksian palsu merupakan salah satu dosa besar bagi orang yang beriman.

Kesasian  masyarakat Kepulauan Seribu di luar sidang yang selama ini di viralkan di sosial media akan menjadi hal hoax lagi, dan keskasian merka kemungkinan 100 % sama dengan kesaksian pelapor yang dilandaskan dari video yang diunggah pemerintahan provinsi DKI di media sosial youtube. Artinya alat bukti saksi akan terbukti secara syah dan meyakinkan.  Vonis tindak pidana Ahok hanyalah tinggal satu kata bukti lagi bisa berupa keterangan ahli, surat ataupun alat bukti petunjuk, yang semuanya akan menuju vonis hakim untuk Ahok akan kesalahan atas tindak pidana penistaan agama akan secara sah dan meyakinkan terbukti.

Dengan menganggap ahok secara sah dan terbukti sebagai penistaan agama dan di vonis, sejenak mari kita membandingkanya dengan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pimpinan pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Senin (26/12), karena diduga melecehkan umat Kristen melalui isi ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berdasarkan tayangan video yang diunggah oleh SR melalui akun Twitter dan AF melalui akun Instagramnya.
"Dalam bahasa dia (Rizieq Shihab), menurut kami, dia mencela (melalui kata-kata) 'Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa'," ungkap Angelius.

Beberapa hari terakhir Rizieq yang mendaklarasikan FPI tahun 1998 diterpa isu akan dijemput paksa oleh kepolisian, hal ini terkait isu penghinaan Pancasila yang menyeret namanya. Pada pemanggilan pertama, Habib Rizieq yang pernah bersekolah di SMP Kristen Bethel Petamburan tak hadir dengan alasan sakit pada Kamis 5 Januari 2017 lalu. Kapolri, Jendral Tito Karnavian mengatakan jika panggilan pertama dan kedua tidak dihadiri maka yang bersangkutan akan dijemput paksa.

Mengikuti banyaknya isu Rizieq dituding juga sebagai biang keladinya Ahok menjadi terdakwa penistaan agama ini memang menjadi target para pendukung Ahok. Namun sejauh ini belum tersentuh hukum.  Kiprahnya dinilai menguntungkan bagi  kompetitor Ahok dalam Pilkada DKI yang menarik Anies Baswedan, cagub DKI mengunjungi markas FPI. Mudah diduga, kunjungan tersebut sebagai sinyal merangkul Rizieq terkait pendulangan suara pemilih.

Jangan memilih pemimpin kafir yang dihembuskan Rizieq ini berhasil memancing Ahok mengelurkan statemen yang kemudian menjadi masalah hukum sebaliknya statemen Rizieq juga dipermasalahkan melalui kepolisian. Namun yang paling menarik disini, Rizieq berlatar belakang pendidikan lembaga Kristen.  Sehingga kuat kemungkinan, jalur agama digunakan untuk kepentingan politik dan memang kenyataannya demikian, aksi massa Islam mengancam karier politik Ahok.

Adakah kaitan antara kasus yang menimpa calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 untuk Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan pelaporan Rizieq yang pada  era pemerintahan SBY pernah divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni?

                                      
Jhon Mejer Purba (Mahasiswa Sarjana ITB)

Ketua Cabang di HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun) Bandung

Vonis Ahok bebaskan Rizieq seandainya Hukum berpihak!

Unknown   at  04.42  No comments

Sidangahok buniyani saksipalsu peradilan kepseribu fakta dan data penistaanagama fitnah Sidang Ahok semakin berbelit dan tidak jelas juntrungannya. Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum tidak jelas latar belakang dan skema pelaporannya, menyalahi kapasitas sebagai Saksi fakta bukan sebagai saksi ahli dan lain sebagainya. Keterangan yang mereka hadirkan sering menyalahi BAP. Ketimpangan pernyataan ini menunjukkan saksi yang dihadirkan tidak kredibel dan terlalu menggebu-mennggebu menjadi saksi yang memberatkan karena sentimen berlebihan terhadap Terdakwa, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Hal unik sekaligus konyol yang harus selalu kita ingat adalah semua saksi yang melaporkan Ahok tidak ada yang hadir di pidato Ahok pada 27 September di Kepulauan Seribu. Mereka hanya melihat unggahan video bahkan ada yang melaporkan berdasarkan share video di grup Whatsapp. Di antara para saksi tersebut (untungnya) tidak ada yang mengaku melaporkan berdasarkan video unggahan Buni Yani, namun kata-kata yang ada di video Buni Yani masih digunakan sebagai bahan kesaksian. Ironi bukan?

Tabligh akbar Aa Gym di masdjid Jsmi al Makmuriah di Pulau Pramukan Kepulauan Seribu berlangsung lancar pada hari Senin, 9 Januari 2017 dari jam 13.15 hingga jam 16.00 dihadiri sekitar 3000 pengunjung dari P Pramuka dan pulau pulau sekitarnya. Dengan spirit keagamaan masyarakat Kepulauan Seribu yang demikian, nampaknya mereka yang akan menjadi saksi kejadian akan memberikan kesaksian yang jujur. Sebab para saksi itu sangat memahami bahwa memberikan kesaksian palsu merupakan salah satu dosa besar bagi orang yang beriman.

Kesasian  masyarakat Kepulauan Seribu di luar sidang yang selama ini di viralkan di sosial media akan menjadi hal hoax lagi, dan keskasian merka kemungkinan 100 % sama dengan kesaksian pelapor yang dilandaskan dari video yang diunggah pemerintahan provinsi DKI di media sosial youtube. Artinya alat bukti saksi akan terbukti secara syah dan meyakinkan.  Vonis tindak pidana Ahok hanyalah tinggal satu kata bukti lagi bisa berupa keterangan ahli, surat ataupun alat bukti petunjuk, yang semuanya akan menuju vonis hakim untuk Ahok akan kesalahan atas tindak pidana penistaan agama akan secara sah dan meyakinkan terbukti.

Dengan menganggap ahok secara sah dan terbukti sebagai penistaan agama dan di vonis, sejenak mari kita membandingkanya dengan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pimpinan pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Senin (26/12), karena diduga melecehkan umat Kristen melalui isi ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berdasarkan tayangan video yang diunggah oleh SR melalui akun Twitter dan AF melalui akun Instagramnya.
"Dalam bahasa dia (Rizieq Shihab), menurut kami, dia mencela (melalui kata-kata) 'Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa'," ungkap Angelius.

Beberapa hari terakhir Rizieq yang mendaklarasikan FPI tahun 1998 diterpa isu akan dijemput paksa oleh kepolisian, hal ini terkait isu penghinaan Pancasila yang menyeret namanya. Pada pemanggilan pertama, Habib Rizieq yang pernah bersekolah di SMP Kristen Bethel Petamburan tak hadir dengan alasan sakit pada Kamis 5 Januari 2017 lalu. Kapolri, Jendral Tito Karnavian mengatakan jika panggilan pertama dan kedua tidak dihadiri maka yang bersangkutan akan dijemput paksa.

Mengikuti banyaknya isu Rizieq dituding juga sebagai biang keladinya Ahok menjadi terdakwa penistaan agama ini memang menjadi target para pendukung Ahok. Namun sejauh ini belum tersentuh hukum.  Kiprahnya dinilai menguntungkan bagi  kompetitor Ahok dalam Pilkada DKI yang menarik Anies Baswedan, cagub DKI mengunjungi markas FPI. Mudah diduga, kunjungan tersebut sebagai sinyal merangkul Rizieq terkait pendulangan suara pemilih.

Jangan memilih pemimpin kafir yang dihembuskan Rizieq ini berhasil memancing Ahok mengelurkan statemen yang kemudian menjadi masalah hukum sebaliknya statemen Rizieq juga dipermasalahkan melalui kepolisian. Namun yang paling menarik disini, Rizieq berlatar belakang pendidikan lembaga Kristen.  Sehingga kuat kemungkinan, jalur agama digunakan untuk kepentingan politik dan memang kenyataannya demikian, aksi massa Islam mengancam karier politik Ahok.

Adakah kaitan antara kasus yang menimpa calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 untuk Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan pelaporan Rizieq yang pada  era pemerintahan SBY pernah divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni?

                                      
Jhon Mejer Purba (Mahasiswa Sarjana ITB)

Ketua Cabang di HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun) Bandung
Continue Reading→

Minggu, 18 Desember 2016

Bank Indonesia meluncurkan uang NKRI pada Senin (19/12/2016) dengan menampilkan 12 pahlawan nasional.
Adapun uang desain baru yang diluncurkan hari ini mencakup tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam.
Pecahan Rp 100.000
dok BIpecahan seratus ribu
Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan duo proklamator, Soekarno-Hatta, dan didominasi warna merah. Yang membedakan dari desain yang lama, gambar Presiden RI pertama, Soekarno, terlihat lebih elegan dan tidak terlalu formal. Selain itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Topeng Betawi, sedangkan pada desain lama berupa gedung DPR/MPR.
Pecahan Rp 50.000
dok BIpecahan lima puluh ribu
Pecahan Rp 50.000 tetap didominasi warna biru. Dalam desain baru, pecahan ini menampilkan pahlawan nasional Ir Djuanda Kartawidjaja. Pada desain lama, gambar yang menghiasi pecahan ini adalah I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu, pada bagian belakang terdapat gambar Tari Legong dari Bali dengan latar belakang pemandangan alam Pulau Komodo.
Pecahan Rp 20.000
dok BIpecahan dua puluh ribu
Pecahan ini tetap didominasi warna hijau dengan menampilkan pahlawan nasional GSSJ Ratulangi. Di pecahan desain lama, pahlawan yang ditampilkan adalah Otto Iskandardinata. Pada bagian belakang terdapat gambar Tari Gong dari Suku Dayak dengan latar belakang panorama alam Derawan, Kalimantan Timur.
Pecahan Rp 10.000
dok BIpecahan sepuluh ribu
Pecahan yang didominasi warna ungu ini ditampilkan dengan gambar pahlawan dari tanah Papua, Frans Kaisiepo, dan pada bagian belakang terdapat gambar Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan serta pemandangan alam Taman Nasional Wakatobi dan bunga cempaka Hutan Kasar.
 Pecahan Rp 5.000
dok BIpecahan lima ribu
Pecahan yang didominasi warna coklat ini ditampilkan dengan gambar pahlawan nasional KH Idham Chalid dan di bagian belakang uang terdapat gambar penari gambyong, pemandangan alam  Gunung Bromo, serta bunga sedap malam.
Pecahan Rp 2.000
dok BIpecahan dua ribu
Pada pecahan yang didominasi warna abu-abu ini terdapat gambar pahlawan nasional Moehammad Hoesni Thamrin. Sementara itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Piring dari Sumatera Barat serta pemandangan alam Ngarai Sianok dan bunga jeumpa.
Pecahan Rp 1.000
dok BIpecahan seribu
Pada pecahan yang didominasi warna hijau ini terdapat gambar pahlawan wanita dari Aceh, Tjut Meutia. Di bagian belakang terdapat gambar Tari Tifa dari Papua dan Maluku Tenggara serta pemandangan alam Banda Neira dan bunga anggrek Larat.
Uang logam
Selain uang kertas, BI juga menerbitkan uang logam. Pada pecahan Rp 1.000, pahlawan dari Bali ditampilkan, yakni I Gusti Ketut Pudja. Adapun di pecahan Rp 500 terdapat gambar Letjen TNI TB Simatupang.
Pada pecahan Rp 200 terdapat gambar pahlawan nasional Dr Tjiptomangunkusumo, dan di Rp 100 terdapat gambar Prof Dr Herman Johannes yang juga Rektor Universitas Gadjah Mada 1961-1966.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/12/19/112527926/ini.tampilan.uang.nkri.desain.baru

Ini Tampilan Uang NKRI Desain Baru

Unknown   at  21.43  No comments

Bank Indonesia meluncurkan uang NKRI pada Senin (19/12/2016) dengan menampilkan 12 pahlawan nasional.
Adapun uang desain baru yang diluncurkan hari ini mencakup tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam.
Pecahan Rp 100.000
dok BIpecahan seratus ribu
Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan duo proklamator, Soekarno-Hatta, dan didominasi warna merah. Yang membedakan dari desain yang lama, gambar Presiden RI pertama, Soekarno, terlihat lebih elegan dan tidak terlalu formal. Selain itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Topeng Betawi, sedangkan pada desain lama berupa gedung DPR/MPR.
Pecahan Rp 50.000
dok BIpecahan lima puluh ribu
Pecahan Rp 50.000 tetap didominasi warna biru. Dalam desain baru, pecahan ini menampilkan pahlawan nasional Ir Djuanda Kartawidjaja. Pada desain lama, gambar yang menghiasi pecahan ini adalah I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu, pada bagian belakang terdapat gambar Tari Legong dari Bali dengan latar belakang pemandangan alam Pulau Komodo.
Pecahan Rp 20.000
dok BIpecahan dua puluh ribu
Pecahan ini tetap didominasi warna hijau dengan menampilkan pahlawan nasional GSSJ Ratulangi. Di pecahan desain lama, pahlawan yang ditampilkan adalah Otto Iskandardinata. Pada bagian belakang terdapat gambar Tari Gong dari Suku Dayak dengan latar belakang panorama alam Derawan, Kalimantan Timur.
Pecahan Rp 10.000
dok BIpecahan sepuluh ribu
Pecahan yang didominasi warna ungu ini ditampilkan dengan gambar pahlawan dari tanah Papua, Frans Kaisiepo, dan pada bagian belakang terdapat gambar Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan serta pemandangan alam Taman Nasional Wakatobi dan bunga cempaka Hutan Kasar.
 Pecahan Rp 5.000
dok BIpecahan lima ribu
Pecahan yang didominasi warna coklat ini ditampilkan dengan gambar pahlawan nasional KH Idham Chalid dan di bagian belakang uang terdapat gambar penari gambyong, pemandangan alam  Gunung Bromo, serta bunga sedap malam.
Pecahan Rp 2.000
dok BIpecahan dua ribu
Pada pecahan yang didominasi warna abu-abu ini terdapat gambar pahlawan nasional Moehammad Hoesni Thamrin. Sementara itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Piring dari Sumatera Barat serta pemandangan alam Ngarai Sianok dan bunga jeumpa.
Pecahan Rp 1.000
dok BIpecahan seribu
Pada pecahan yang didominasi warna hijau ini terdapat gambar pahlawan wanita dari Aceh, Tjut Meutia. Di bagian belakang terdapat gambar Tari Tifa dari Papua dan Maluku Tenggara serta pemandangan alam Banda Neira dan bunga anggrek Larat.
Uang logam
Selain uang kertas, BI juga menerbitkan uang logam. Pada pecahan Rp 1.000, pahlawan dari Bali ditampilkan, yakni I Gusti Ketut Pudja. Adapun di pecahan Rp 500 terdapat gambar Letjen TNI TB Simatupang.
Pada pecahan Rp 200 terdapat gambar pahlawan nasional Dr Tjiptomangunkusumo, dan di Rp 100 terdapat gambar Prof Dr Herman Johannes yang juga Rektor Universitas Gadjah Mada 1961-1966.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/12/19/112527926/ini.tampilan.uang.nkri.desain.baru
Continue Reading→

Sabtu, 17 Desember 2016

Presiden Joko Widodo akan memberikan apresiasi berupa bonus apabila tim nasional Indonesia menjuarai Piala AFF 2016. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan hal tersebut.

Indonesia selangkah lagi untuk menjadi juara setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada laga final leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor.

Selanjutnya, pada leg kedua, Indonesia akan bertandang ke Stadion Rajamangala di Bangkok pada Sabtu (17/12/2016). Namun, Pramono enggan mengungkapkan bonus apa yang akan diberikan.

"Ya, nanti secara langsung biar Bapak Presiden yang menyampaikan," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Pramono menegaskan, bonus hanya diberikan apabila timnas meraih juara, bukan runner-up. Dengan begitu, Tim Garuda harus berjuang untuk meraih kemenangan saat melawan Thailand.

"Syaratnya menang, masa kalah," kata dia.

Pramono mengaku optimistis Indonesia bisa meraih gelar juara pada Piala AFF kali ini. Sebab, Indonesia sudah mempunyai modal dengan mengalahkan Vietnam 2-1 pada leg pertama.

"Kita mengharapkan setelah lima kali masuk final AFF (dan selalu kalah), ini menjadi final yang memberikan kebahagiaan bagi kita semua," ucap Pramono.

Pramono menambahkan, Presiden akan menyaksikan pertandingan final Piala AFF leg kedua dari Jakarta.

Meski demikian, Jokowi sudah mengutus sejumlah jajarannya, mulai dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, hingga Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk hadir langsung di Stadion Rajamangala, Bangkok. (Ihsanuddin)

Sumber: http://bola.kompas.com/read/2016/12/16/20260018/janji.jokowi.jika.indonesia.juara.piala.aff.2016

Janji Jokowi jika Indonesia Juara Piala AFF 2016

Unknown   at  00.47  No comments

Presiden Joko Widodo akan memberikan apresiasi berupa bonus apabila tim nasional Indonesia menjuarai Piala AFF 2016. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan hal tersebut.

Indonesia selangkah lagi untuk menjadi juara setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada laga final leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor.

Selanjutnya, pada leg kedua, Indonesia akan bertandang ke Stadion Rajamangala di Bangkok pada Sabtu (17/12/2016). Namun, Pramono enggan mengungkapkan bonus apa yang akan diberikan.

"Ya, nanti secara langsung biar Bapak Presiden yang menyampaikan," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Pramono menegaskan, bonus hanya diberikan apabila timnas meraih juara, bukan runner-up. Dengan begitu, Tim Garuda harus berjuang untuk meraih kemenangan saat melawan Thailand.

"Syaratnya menang, masa kalah," kata dia.

Pramono mengaku optimistis Indonesia bisa meraih gelar juara pada Piala AFF kali ini. Sebab, Indonesia sudah mempunyai modal dengan mengalahkan Vietnam 2-1 pada leg pertama.

"Kita mengharapkan setelah lima kali masuk final AFF (dan selalu kalah), ini menjadi final yang memberikan kebahagiaan bagi kita semua," ucap Pramono.

Pramono menambahkan, Presiden akan menyaksikan pertandingan final Piala AFF leg kedua dari Jakarta.

Meski demikian, Jokowi sudah mengutus sejumlah jajarannya, mulai dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, hingga Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk hadir langsung di Stadion Rajamangala, Bangkok. (Ihsanuddin)

Sumber: http://bola.kompas.com/read/2016/12/16/20260018/janji.jokowi.jika.indonesia.juara.piala.aff.2016

Continue Reading→

Jumat, 16 Desember 2016

Kalau kita ke pulau Nias pasti kita mendengar ucapan Ya’ahowu, demikian sesama orang Nias kalau bertemu diawali dengan ucapan Ya’ahowu. Memang harus demikian. Ya’ahowu adalah salam dalam bahasa daerah Nias. Masalahnya, apakah pengucap atau pemakai salam Ya’ahowu pernah berpikir arti dan makna Ya’ahowu secara bentuk kata (morfologi) ?

Karena kata Ya’ahowu sesuatu yang lumrah dan biasa diucapkan oleh masyarakat Nias, lalu untuk apa berpikir sejauh itu, bagi awam merupakan hal yang wajar, tetapi bagi kaum intelektual tidak demikian karena sifat intelektual selalu mencari tahu dan mendapatkan tau akan sesuatu. Untuk itu melalui tulisan ini, penulis menyajikan kepada pembaca uraian kata Yaahowu ditinjau dari segi ilmu bahasa pada umumnya dan dari segi morfologi pada khususnya.

Yaahowu terdiri dari 3 kata yang sudah dipadukan sehingga mendapat bentuk kata baru dan mempunyai arti tersendiri pula. Ketiga kata itu ialah: 1. Howu, 2. A, dan 3. Ya. Pertama, howu dalam bahasa daerah Nias berarti bagian yang lembut, segar dan sedang tumbuh atau berkembang pada suatu tanaman. Sebagai contoh ialah howu lewuö terjemahannya rebung, howu gae artinya bagian tengah batang pisang yang lembut, berwarna putih, segar dan sedang bertumbuh, howu nohi adalah bagian dalam pada puncak pohon kelapa yang berwarna putih, lembut, enak dimakan dan sedang bertumbuh.

Kedua, vokal ‘a’ pada kata ahowu, adalah awalan yang berfungsi menyatakan sifat dari kata yang diawalinya. Jadi bila howu duduk sebagai kata benda maka ahowu duduk sebagai kata sifat. Sehingga ahowu artinya mempunyai sifat seperti howu.

Ketiga, kata ‘ya’ adalah awalan yang berfungsi menyatakan bentuk optatif pada kata ahowu. Apa itu bentuk optatif ? Kata optatif berasal dari bahasa Latin yaitu optare artinya mengingini. Optatif dapat diterjemahkan dengan moga-moga atau sudi apalah kiranya. Bentuk optatif dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tidak ditemukan, tetapi bentuk optatif ini dapat ditemukan pada bentuk kata kerja dalam bahasa Yunani. Memang dalam bahasa Yunani bentuk optatif hanya dipakai pada kata kerja, tetapi dalam bahasa daerah Nias, selain pada kata kerja dipakai pula pada kata sifat. Contoh: “ya’i’a ia mao” artinya semoga kucing memakannya. Untuk kata sifat “Ya’atulö ndra’ugö mane marafadi” artinya semoga anda tulus seperti merpati.

Jadi Yaahowu artinya ialah semoga lembut, segar dan terus bertumbuh seperti howu.
Pada umumnya pengartian dan pemaknaan kata Ya’ahowu diterjemahkan dengan “selamat”, tapi tidak menampung persis arti yang sebenarnya sebab “selamat” pengertiannya menuju kepada terbebaskannya dari sesuatu bahaya atau maut dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kata fahowu’õ yang dapatditerjemahkan “berkatilah” ? Kata fahowu’ö merupakan bentuk kata kerja dari kata howu, namun dengan pemahaman memberi sesuatu yang adi kodrati, yang membuat si penerima segar, berbahagia dan terus bertumbuh atau berkembang.
Kembali kepada salam Ya’ahowu, apakah berasal dari kata yang menyatakan yang kodrati yaitu howu atau menyatakan adi kodrati yaitu howu-howu ? Kepada pembaca yang budiman dipersilakan meneliti dan menimbang, namun penulis berpendapat bahwa kata Ya’ahowu berasal dari kata yang menyatakan kodrati yaitu howu dan menjadi kata sifat yaitu ahowu dan terakhir mendapat bentuk optatif yaitu Ya’ahowu.
Kepada pembaca yang budiman dipersilahkan untuk merenungkan kalau dikatakan “Pesta Ya’ahowu” apakah terdapat dalam pemahaman si pengucap bahwa pesta yang mengharapkan atau menginginkan sesuatu yang terus segar, bertumbuh atau sesuatu yang terus segar berkembang, dipersilahkan untuk memberi pendapat.

sumber:http://niasonline.net/2008/08/15/arti-dan-makna-salam-%E2%80%9Cya%E2%80%99ahowu%E2%80%9D/

Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu”

Unknown   at  00.15  No comments

Kalau kita ke pulau Nias pasti kita mendengar ucapan Ya’ahowu, demikian sesama orang Nias kalau bertemu diawali dengan ucapan Ya’ahowu. Memang harus demikian. Ya’ahowu adalah salam dalam bahasa daerah Nias. Masalahnya, apakah pengucap atau pemakai salam Ya’ahowu pernah berpikir arti dan makna Ya’ahowu secara bentuk kata (morfologi) ?

Karena kata Ya’ahowu sesuatu yang lumrah dan biasa diucapkan oleh masyarakat Nias, lalu untuk apa berpikir sejauh itu, bagi awam merupakan hal yang wajar, tetapi bagi kaum intelektual tidak demikian karena sifat intelektual selalu mencari tahu dan mendapatkan tau akan sesuatu. Untuk itu melalui tulisan ini, penulis menyajikan kepada pembaca uraian kata Yaahowu ditinjau dari segi ilmu bahasa pada umumnya dan dari segi morfologi pada khususnya.

Yaahowu terdiri dari 3 kata yang sudah dipadukan sehingga mendapat bentuk kata baru dan mempunyai arti tersendiri pula. Ketiga kata itu ialah: 1. Howu, 2. A, dan 3. Ya. Pertama, howu dalam bahasa daerah Nias berarti bagian yang lembut, segar dan sedang tumbuh atau berkembang pada suatu tanaman. Sebagai contoh ialah howu lewuö terjemahannya rebung, howu gae artinya bagian tengah batang pisang yang lembut, berwarna putih, segar dan sedang bertumbuh, howu nohi adalah bagian dalam pada puncak pohon kelapa yang berwarna putih, lembut, enak dimakan dan sedang bertumbuh.

Kedua, vokal ‘a’ pada kata ahowu, adalah awalan yang berfungsi menyatakan sifat dari kata yang diawalinya. Jadi bila howu duduk sebagai kata benda maka ahowu duduk sebagai kata sifat. Sehingga ahowu artinya mempunyai sifat seperti howu.

Ketiga, kata ‘ya’ adalah awalan yang berfungsi menyatakan bentuk optatif pada kata ahowu. Apa itu bentuk optatif ? Kata optatif berasal dari bahasa Latin yaitu optare artinya mengingini. Optatif dapat diterjemahkan dengan moga-moga atau sudi apalah kiranya. Bentuk optatif dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tidak ditemukan, tetapi bentuk optatif ini dapat ditemukan pada bentuk kata kerja dalam bahasa Yunani. Memang dalam bahasa Yunani bentuk optatif hanya dipakai pada kata kerja, tetapi dalam bahasa daerah Nias, selain pada kata kerja dipakai pula pada kata sifat. Contoh: “ya’i’a ia mao” artinya semoga kucing memakannya. Untuk kata sifat “Ya’atulö ndra’ugö mane marafadi” artinya semoga anda tulus seperti merpati.

Jadi Yaahowu artinya ialah semoga lembut, segar dan terus bertumbuh seperti howu.
Pada umumnya pengartian dan pemaknaan kata Ya’ahowu diterjemahkan dengan “selamat”, tapi tidak menampung persis arti yang sebenarnya sebab “selamat” pengertiannya menuju kepada terbebaskannya dari sesuatu bahaya atau maut dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kata fahowu’õ yang dapatditerjemahkan “berkatilah” ? Kata fahowu’ö merupakan bentuk kata kerja dari kata howu, namun dengan pemahaman memberi sesuatu yang adi kodrati, yang membuat si penerima segar, berbahagia dan terus bertumbuh atau berkembang.
Kembali kepada salam Ya’ahowu, apakah berasal dari kata yang menyatakan yang kodrati yaitu howu atau menyatakan adi kodrati yaitu howu-howu ? Kepada pembaca yang budiman dipersilakan meneliti dan menimbang, namun penulis berpendapat bahwa kata Ya’ahowu berasal dari kata yang menyatakan kodrati yaitu howu dan menjadi kata sifat yaitu ahowu dan terakhir mendapat bentuk optatif yaitu Ya’ahowu.
Kepada pembaca yang budiman dipersilahkan untuk merenungkan kalau dikatakan “Pesta Ya’ahowu” apakah terdapat dalam pemahaman si pengucap bahwa pesta yang mengharapkan atau menginginkan sesuatu yang terus segar, bertumbuh atau sesuatu yang terus segar berkembang, dipersilahkan untuk memberi pendapat.

sumber:http://niasonline.net/2008/08/15/arti-dan-makna-salam-%E2%80%9Cya%E2%80%99ahowu%E2%80%9D/
Continue Reading→

Discussion

Archive

Gadgets

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertise Here

DAERAH

DAERAH

POLITIK

POLITIK

PERISTIWA

PERISTIWA

KESEHATAN

Health

About Us

PHOTOGRAPHY

PHOTOGRAPHY

SPORTS

SPORTS

Text Widget

© 2013 JABAR NEWS. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.